Learn to Invest

Dasar-dasar Investasi

Berdasarkan pada objeknya, investasi terbagi atas :

  • Sektor Riil
Biasanya dibutuhkan modal yang cukup besar dan memakan waktu yang relatif lama untuk pengembangan dan pengembalian modal awalnya.
Contoh : Apabila sebuah rumah dibeli sebagai suatu investasi, dimana nilai rumah itu tidak pernah turun dan selalu meningkat seiring berjalannya waktu. Tetapi ketika investasi berupa rumah tersebut akan dicairkan nilainya, maka harus ditemukan seseorang yang memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah tersebut yang nilainya mungkin sudah naik puluhan hingga ratusan persen, dan ini bukanlah perkara mudah, disinilah terdapat masalah likuiditas.

  • Sektor Non Riil (bidang financial / keuangan)
Biasanya cenderung lebih cepat untuk berkembang, lebih likuid dan return relatif lebih besar, sebanding dengan resikonya dan banyaknya jenis produk yang ditawarkan
Setiap orang perlu berinvestasi untuk meningkatkan taraf hidup, dan ini bukan hanya untuk yang punya uang berlebih saja, tapi juga untuk yang mempunyai kelebihan pendapatan, setelah biaya sehari-hari tertutupi.


Pertimbangan - pertimbangan Sebelum Melakukan Investasi

  • Tidak ada hutang
  • Adanya Asuransi sebagai suatu proteksi apabila terjadi peristiwa tidak terduga yang bisa menghancurkan rencana keuangan, seperti biaya pengobatan, atau kematian sang pencari nafkah.
  • Penyisihan Pengeluaran rutin bulanan (biaya hidup sehari-hari, pendidikan anak, dll)
  • Apabila dana yang disisihkan untuk investasi semakin besar maka akan semakin baik, dengan target sekitar 10% dari pedapatan. Besar atau kecil persentase keuntungan bukanlah masalah asalkan investasi dilakukan secara rutin. Dan jadikan investasi sebagai aktifitas yang menyenangkan dengan tidak menghentikan hobi Anda lainnya.

Macam-Macam Investasi

  • Investasi Jangka Pendek
Faktor terpenting dalam berinvestasi adalah panjang adalah tingkat pengembalian (rate of return) investasi. Akan tetapi pada masa-masa sulit, tetap dibutuhkan suatu sarana simpanan jangka pendek untuk menyimpan dana.

Berikut beberapa sarana tersebut adalah :

  • Jasa Giro:
Jasa giro merupakan salah satu produk perbankan yang memberikan bunga terendah, berkisar sekitar 3-4% p.a. Biasanya dipergunakan oleh perusahaan untuk mempermudah transaksi pembayaran.

  • Tabungan.
Tabungan juga merupakan layanan perbankan yang memberikan bunga di atas jasa giro, dan bisa dicairkan kapan saja.

  • Deposito.
Deposito bunganya lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan, akan tetapi pencairan harus sesuai dengan jangka waktunya, atau dikenakan sanksi pinalti apabila belum jatuh tempo.

  • Reksadana Pasar Uang.
Reksadana Pasar Uang yaitu reksadana yang berinvestasi pada pasar uang seperti Deposito, SBI dan obligasi jangka pendek, dimana tingkat pengembalian, biasanya lebih tinggi dari jasa giro tapi lebih rendah dari Deposito, dan bisa dicairkan setiap saat.

  • Investasi Jangka Panjang
  1.         Obligasi.
  2.         Saham.
  3.         Reksadana.

Ini akan dibahas lebih lanjut di bagian pasar modal / bursa efek.


Kesalahan yang mesti dihindari dalam berinvestasi

  • Tidak melakukan apa-apa.
Memang tidak ada jaminan bahwa nilai suatu investasi akan naik setelah mulai berinvestasi, tapi pastinya dengan tanpa melakukan apa-apa, tentunya juga tidak akan mendapatkan apa-apa pula.

  • Terlambat Memulai.
Keterlambatan memulai investasi merupakan kesalahan kedua karena semakin awal, maka semakin baik masa depan kita

  • Berinvestasi Sebelum Melunasi Tagihan
Investasi tidakkan berarti apabila pendapatan akan digerogoti oleh bunga hutang, baik berupa kartu kredit atau tagihan tunggakan lainnya, yang lumayan besar. Maka bayar dulu tagihan, barulah berinvestasi !

  • Investasi untuk Jangka Pendek.
Sisihkan dana jangka pendek saja untuk instrumen jangka pendek. Untuk investasi di pasar modal, pastikan dana ini tidak akan dibutuhkan setidaknya 3-5 tahun ke depan

  • Investasi aman
Untuk calon investor yang masih sangat muda, mayoritas investasi harusnya di pasar modal, karena masih punya waktu yang sangat panjang, punya kesempatan untuk memanfaatkan setiap koreksi tajam di pasar dan mengambil keuntungan untuk jangka panjang. Tetapi sejalan dengan umur dibutuhkan obligasi yang memberikan pendapatan yang tetap. Saham biasanya mendapat porsi mayoritas.

  • Spekulasi Tinggi
Tidak setiap instrument investasi cocok untuk setiap orang, maka harus dicari jenis investasi yang cocok dengan profil psikologis investasi masing-masing. Walaupun Anda seorang yang berani mengambil resiko, tetapi disarankan untuk tidak menempatkan semua uang pada satu produk yang sangat spekulatif.

  • Transaksi yang terlalu sering
Investor yang terlalu sering bertransaksi sering terjebak dengan psikologis pasar sehingga menjual ketika harga rendah dan beli ketika harga tinggi. Selain akan menambah biaya investasi, juga cenderung kehilangan potensi keuntungan investasi jangka panjang


Mitos Dunia Investasi

  • Ada jenis-jenis investasi yang pasti untung.
TIDAK ADA satupun investasi yang dapat memberikan jaminan bahwa pasti untung, bahkan tabungan (yang ini sebenarnya sudah tidak tergolong investasi lagi karena kenaikan harga biasanya lebih besar dari bunga tabungan) atau deposito perbankan.
Semua investasi memiliki resiko, termasuk produk-produk perbankan yang berbunga kecil. Bagaimana jika bank tempat penyimpanan dana tersebut kemudia bangkrut sementara dana tidak dijamin pemerintah pusat? Tentu saja itu dapat terjadi. Jadi ketahuilah bahwa tidak ada kepastian 100% untung ketika Anda memutuskan untuk berinvestasi.
Investasi akan mengikuti perbandingan resiko terhadap peluang keuntungannya, yaitu semakin besar keuntungan yang diperoleh maka semakin besar juga resiko yang mungkin terjadi, begitu pula sebaliknya.

  • Investasi hanya untuk orang-orang berduit.
Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai investasi. Tetapi sekarang ini sangat banyak investasi bersifat retail dan hampir sama dengan menabung yang hanya membutuhkan modal beberapa ratus ribu Rupiah saja.

  • Investasi hanya untuk orang terpelajar karena sulit dan rumit.
Ini tidak benar sama sekali. Investasi tidaklah seperti melamar pekerjaan dan membutuhkan berbagai persyaratan akademis serta pengalaman untuk dapat diterima. Siapa pun dapat memulai investasi dan tidak menyulitkan. Investasi juga bukan hanya untuk orang pintar. Dewasa ini yang berinvestasi di investasi futures trading (yang bahkan dikenal sebagai investasi yang paling rumit) adalah ibu-ibu rumah tangga dan mahasiswa.
Pada beberapa model investasi Anda dapat menyerahkan dana pada seorang Manajer Investasi yang dapat mengelola dana Nasabah secara profesional dan Nasabah cukup menerima hasilnya saja.
Jika menginginkan hasil yang lebih maksimal lagi, tentu saja Anda harus turun tangan mengelolanya sendiri (active investor). Tidak sesulit yang dibayangkan kebanyakan orang. Cukup pahami instrumen analisa yang ada, pengaturan keuangan dan efek psikologisnya, Anda sudah bisa menjadi manajer investasi bagi diri sendiri.

  • Sulit berinvestasi dalam sektor keuangan jika tinggal di kota terpencil.
Saat ini wilayah dan batas negara tidak lagi menjadi ikatan dalam berinvestasi, karena terhubung oleh jaringan telekomunikasi dan internet dan perbankan.


PERLU DIPERHATIKAN

  • Time Value of Money (Konsep uang Berdasarkan Waktu)
Nilai uang berubah tergantung pada waktu Anda memiliki kendali terhadap uang tersebut dan menginvestasikannya.
Contohnya daya beli uang Rp, 1.000.000, - tahun 2007 dengan tahun 2008 berbeda, karena faktor inflasi. Apabila diinvestasikan pada deposito dengan bunga 8%, maka satu tahun kemudian Rp, 1.000.000,- akan menjadi Rp, 1.080.000,-

  • Real Return (Tingkat pengembalian riil)
Apabila pertumbuhan suatu investasi adalah 10% dalam satu tahun, bukan berarti nilai uang juga berkembang 10%. Karena akan dikurangi pajak terlebih dahulu. Setelah itu diperhitungkan juga efek inflasi yang mengakibatkan berkurangnya daya beli.

  • Beda Investasi dan Spekulasi
Investasi dan spekulasi sama - sama memiliki resiko, tapi terdapat perbedaan yang mendasar.
Dengan berinvestasi sebagian simpanan ditempatkan pada instrument yang mengandung resiko untuk mengharapkan apresiasi nilai dalam jangka panjang.
Sedangkan spekulasi menjanjikan keuntungan dalam jangka pendek yang biasanya sangat jarang menjadi kenyataan dan tidak pernah memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Contoh kasus:
Jika Anda secara tidak sengaja mendapat berita bahwa saham A akan 'terbang' dalam jangka pendek, lalu keesokan harinya langsung membeli saham tersebut, lewat broker, ini berarti Anda telah berspekulasi (berjudi).
Apa yang Anda ketahui tentang A? Apa yang mereka jual? Berapa angka penjualannya? Berapa keuntunganya? apakah Anda kenal dengan kompetitor A? Banyak hal yang mesti diketahui tentang A, sebelum merelakan uang yang Anda peroleh dengan susah payah pada sebuah saham. Sederhananya spekulasi (berjudi) adalah jika Anda merelakan uang pada suatu hal yang tidak Anda mengerti. Dan ingat, untuk setiap uang yang Anda spekulasikan dan hilangkan, tidak akan pernah ada manfaat yang akan diterima dimasa mendatang

  • Rencana, Tujuan & Gaya Berinvestasi
Agar sukses berinvestasi diperlukan rencana dan sasaran yang jelas. Ada beberapa hal yang harus ditentukan sebelumnya seperti : Menentukan tujuan investasi, jangka waktu dan jumlah uang yang dikumpulkan (target investasi). Barulah bisa merencanakan instrument investasi yang akan digunakan dalam mencapai tingkat pengembalian yang direncanakan. Selain itu harus dipertimbangkan juga gaya Anda berinvestasi, yakni Toleransi terhadap resiko dan waktu yang disediakan untuk melakukan investasi.

  • Resiko
Dalam berinvestasi harus dipertimbangkan seberapa nyaman, jika Anda melihat investasi turun 50, 60, 70 hingga 80% dalam jangka pendek sambil menunggu apresiasi jangka panjang. Ada berbagai tingkatan resiko, mulai dari obligasi pemerintah yang sering dianggap sebagai investasi bebas resiko (risk-free investment) karena dijamin oleh pemerintah hingga komoditi, currency, indeks saham dan opsi dimana Anda bisa saja kehilangan semua uang yang dimiliki.
Obligasi pemerintah dan deposito dijamin oleh pemerintah. Akan tetapi investasi saham, tidak ada jaminan investasi Anda akan berjalan mulus, atau tidak adanya jaminan mendapatkan uang. Akan tetapi jika Anda memilih bisnis yang tepat, pada harga yang tepat dan memegang untuk jangka panjang, keberuntungan akan berpihak pada Anda.

  • Waktu
Faktor utama tentang waktu adalah kapan Anda memerlukan uang tersebut kembali. Kebutuhan akan uang tersebut akan sangat menentukan pilihan investasi. Pasar modal dan Pasar Uang mungkin menjanjikan untuk jangka panjang, akan tetapi dalam jangka pendek fluktuasi harga bisa saja sangat membahayakan.

  • Mekanisme & legalitas
Sebelum berinvestasi, haruslah diketahui mekanisme perdagangan di bursa baik bursa efek maupun bursa berjangka. Ketidaktahuan akan mekanisme perdagangan dan tidak tahu apakah investasi ini diperbolehkan oleh pemerintah atau tidak disebut juga berjudi dengan penipu.
Faktor lainnya adalah masalah legalitas. Coba bayangkan dalam sebuah investasi, dan telah menghasilkan ratusan persen keuntungan bisnis tersebut, tapi pada saat mencairkan uang, tempat Anda berinvestasi tersebut melarikan diri dan tergolong perusahaan ilegal. Tentunya berakhir sudah impian menikmati profit ratusan persen tersebut.
Investor pemula biasanya terjun langsung di dalam proses investasinya, cenderung lebih menyukai melihat platform yang disajikan atau regulasi trading yang memihak kepada konsumen, tapi Platform yang bagus dan regulasi yang memihak konsumen tidak menjamin Pialang tempat Anda berinvestasi legal!
Perdagangan di pasar apapun termasuk bursa membutuhkan dua sisi yakni pembeli dan penjual, namun di bursa pembeli dan penjual tidak pernah melakukan pertemuan fisik secara langsung dan tidak pernah terjadi serah terima secara fisik juga, karena semuanya dilakukan dalam bentuk perjanjian dan diperantarai oleh lembaga arbitrase yang biasa disebut sebagai Pialang/ Broker.
Tugas broker adalah menjadi semacam pengumpul transaksi yang dilakukan secara retail oleh investor-investor dibawahnya untuk kemudian diteruskan kepada market atau bursa yang merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli dalam bertransaksi.
Bursa disini ada banyak. Di Indonesia, perdagangan berjangka di regulasikan oleh PT BBJ (Bursa Berjangka Jakarta). Amerika memiliki NYSE, London memiliki FTSE (dibaca Footsie) dan Jepang memiliki Tokyo Stock Exchange.

  • Legalitas
Dalam sebuah investasi masalah legalitas berperan sebagai salah satu bagian yang penting. Karena suatu perusahaan investasi melakukan kegiatan yang menghimpun dana masyarakat, dan akan sangat krusial apabila terjadi penipuan atau permasalahan gagal bayar oleh perusahaan tersebut ke nasabahnya.
Oleh karena itu diperlukan sebuah badan regulator dari pemerintahan yang mengawasi kegiatan perusahaan-perusahaan investasi seperti ini. Perbankan memilki BI (Bank Indonesia) sebagai regulatornya. Sementara perusahaan asuransi diregulasikan oleh Direktorat Asuransi yang berada di bawah Departemen Keuangan, perusahaan sekuritas memiliki Bappepam sebagai regulator.
Sedangkan bursa berjangka, merupakan investasi derivatif (turunan) dari produk investasi saham dan sejenisnya, oleh karena itu juga memiliki lembaga regulasinya sendiri.
Di Indonesia, regulator yang mengawasi kegiatan para pialang ada dibawah wewenang Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi), BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) serta KBI (Kliring Berjangka Indonesia). Di Amerika Serikat yang adalah pionir perdagangan margin trading, wewenang regulasi ada dibawah CFTC (Commodity Futures Trading Comission) dan NFA (National Futures Association).
CFTC dan NFA dapat dikatakan sebagai role model bagi regulator-regulator lainnya di setiap negara. Pialang yang diregulasikan di bawah mereka harus mengikuti berbagai peraturan ketat dan terseleksi dengan ketat pula. Itu sebabnya perusahaan pialang internasional yang menjadi anggota CFTC dan NFA begitu berbangga hati dengan status keanggotaan mereka.
Dalam perkembangannya, dikarenakan bisnis ini merupakan bisnis internasional dan lintas negara, tidak harus perusahaan pialang yang didirikan di Amerika Serikat yang bisa menjadi anggota CFTC dan NFA. Pialang yang didirikan di luar Amerika Serikat pun dapat menjadi anggota regulator ini sehingga perdagangan dapat menjadi lintas batas dan lintas negara.
Oleh sebab itu jangan pernah membuka account di pialang yang tidak diregulasikan dibawah lembaga pemerintahan dimana pun. Izin PT saja tidak cukup untuk mendirikan sebuah perusahaan pialang! Jadi jangan mudah tergiur dengan bagusnya platform dan regulasi yang seolah-olah menguntungkan nasabah tetapi ketika ditanyakan izin perusahaan mereka hanya berkilah bahwa izin sedang diurus atau bahkan mengatakan mereka memiliki izin pendirian perusahaan. Ingat, sedang diurus berarti belum memiliki izin! Sekarang ini terdapat banyak perusahaan pialang yang tidak memiliki izin regulator alias pialang illegal, baik pialang dalam dan luar negeri. Jadi berhati-hatilah dalam memilih tempat berinvestasi.


Hal-hal yang harus diwaspadai sebelum berinvestasi di suatu perusahaan pialang

  • Curigai setiap skema investasi yang terlalu bagus untuk dipercaya.
Margin trading sama dengan bisnis lainnya, diperlukan ketekunan dan kerja keras si investor untuk maju.

  • Hindari perusahaan yang menjanjikan keuntungan besar bagi dana yang diinvestasikan.
  • Hindari perusahaan yang menjanjikan tidak ada resiko sama sekali dalam bertrading melalui mereka.
Jika mau sukses tidak ada jalan selain butuh ketekunan dan kerja keras, untuk menentukan kebijakan investasi, menentukan timing yang tepat, melakukan analisa modal dan risk management.

  • Jangan melakukan margin trading kecuali Anda mengetahui apa itu artinya.
  • Pertanyakan mereka yang mengklaim bahwa mereka bertrading melalui "Interbank Market"
Beberapa perusahaan pialang mengklaim bahwa mereka meneruskan transaksi nasabahnya melalui interbank market sehingga mereka dapat memperoleh harga yang lebih baik bagi diri mereka sendiri sehingga tidak perlu membebani nasabahnya dengan biaya transaksi dan biaya lain-lain.
Interbank Market biasanya digunakan oleh bank-bank kelas dunia untuk proses pemberian dan pengajuan pinjaman antar institusi perbankan. Interbank Market tidak melibatkan bank-bank kecil apalagi perusahaan pialang yang beraset  "hanya" ratusan juta rupiah. Well, sesuatu yang terlalu dibesar-besarkan apabila sebuah pialang yang tidak bernama mengatakan mereka memiliki akses kesana.

  • Berhati-hatilah untuk setiap proses pembayaran via internet dan tidak melibatkan transfer antar bank.
Beberapa perusahaan pialang membuka kemudahan pembayaran melalui e-gold, pay pall dan segudang metode pembayaran lainnya. Bukannya tidak percaya, namun seringkali nasabah lupa melihat informasi beneficiary (penerima) dana dikarenakan metode pembayaran sudah sangat mudah, yang tinggal klik saja lalu selesai. Setelah mereka mengklik biasanya mereka baru ingat kemana dana tersebut ditransfer atau lewat apa dan dimana alamat penerima. Pastinya ini sudah terlambat . Banyak perusahaan pialang seperti ini bukan anggota NFA dan CFTC.
Biasanya para pialang ilegal menyasarkan promosinya ke negara-negara berkembang atau etnis tertentu.
Secara psikologis hal ini mudah dipahami. Minimnya pengetahuan mereka yang berduit di negara-negara seperti Indonesia membuat aksi penipuan menjadi lebih mudah. Oleh karena itu website soegeefutures.com ini dibuat. Salah satu misinya ya menjadi sebuah sarana edukasi bagi semua peminat investasi. Jangan mau ditipu oleh siapa pun termasuk mereka yang mengaku dari luar negeri.

  • Pastikan Anda mengetahui track record perusahaan tempat berinvestasi.
Track record adalah sebuah bukti dedikasi dan hasil kerja perusahaan pialang tersebut. Jadi tidak bisa dibohongi. Kalau mereka bahkan tidak mau memberitahukan track record mereka atau latar belakang perusahaan, tinggalkan saja dan carilah tempat investasi lain.
Cari third opinion dari mereka yang pernah berinvestasi di sana
Ini memang gampang-gampang susah. Kadang banyak juga kaki tangan pialang ilegal berupaya menyampaikan pada forum-forum independen untuk mengatrol posisi mereka. Pintar-pintarlah mencari. Sekali lagi mulailah dengan pendapat positif campaign too good to be true is not true. Curigai mereka yang berkomentar terlalu positif guna memfilter semua informasi.

  • Hubungi investment advisor Anda sebelum berinvestasi
Jika Anda masih ragu, hubungi mereka yang lebih paham mengenai perdagangan margin trading dan tanyakan kemananan dana Anda dalam berinvestasi pada perusahaan yang hendak Anda pilih.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui info@universalbroker.co.id untuk mengetahui saran-saran dari Kami atau rekomendasi pialang yang dirasa kompeten untuk berinvestasi. Universal Broker siap menjadi investment advisor siapa pun dengan tidak meninggalkan asas customer oriented dan informasi berimbang.


back to top / back to learn

Top
  • Follows us our servcies